Kategori
Penyakit Wasir

6 Obat Ambeien Di Apotek

Ambeien merupakan salah satu jenis penyakit yang umum dialami oleh banyak orang. Tak perlu cemas, kondisi ini biasanya tidak berbahaya dan dapat disembuhkan dengan pengobatan yang tepat.

Jika Anda sudah mencoba beberapa jenis obat ambeien tradisional tetapi rasa nyeri tak kunjung reda, mungkin kini saatnya Anda mencoba berbagai obat ambeien di apotek paling ampuh ini.

Pilihan obat ambeien di apotek untuk mengobati wasir

Ambeien atau wasir adalah kondisi peradangan atau pembengkakan pada pembuluh darah di sekitar anus. Beberapa gejala ambeien yang ditimbulkan, antara lain rasa nyeri, gatal, hingga berdarah saat mengejan terlalu keras. Berdasarkan derajat keparahannya, ambeien dapat terbagi menjadi beberapa klasifikasi, yakni:

  • Derajat I: pembengkakan di dalam dinding anus dan tidak terlihat di luar anus.
  • Derajat II: pembengkakan yang keluar dari dinding anus saat buang air besar dan dapat masuk dengan sendirinya setelah buang air besar (BAB).
  • Derajat III: pembengkakan keluar dari dinding anus dan tidak dapat masuk dengan sendirinya sehingga harus dibantu dengan dorongan tangan.
  • Derajat IV: pembengkakan sudah sangat besar dan tidak dapat masuk kembali walaupun dibantu dengan dorongan tangan.

Penggunaan obat ambeien dapat diberikan pada derajat I dan II. Nah, Anda bisa mengobati ambeien dengan beberapa jenis obat ambeien di apotek berikut ini. Apa saja pilihannya?

  1. Obat pereda nyeri

Salah satu obat ambeien di apotek yang bisa digunakan untuk mengobati ambeien adalah obat pereda nyeri.Beberapa jenis obat pereda nyeri untuk mengobati ambeien, seperti paracetamol, ibuprofen, naproxen, dan aspirin, bisa Anda andalkan untuk membantu meredakan rasa nyeri yang ditimbulkan akibat ambeien.

Keempat jenis obat pereda nyeri untuk mengobati ambeien ini tak memerlukan resep dokter alias dijual bebas di apotek. Namun, jika Anda mengalami perdarahan anus yang berlebihan, sebaiknya hindari konsumsi obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) terlebih dahulu.

Alih-alih meringankan nyeri, obat golongan OAINS tersebut dapat memperparah perdarahan sehingga membuat Anda semakin tidak nyaman. Pastikan Anda mematuhi aturan minum dan dosis obat yang tertera pada label kemasan obat.

  1. Obat pencahar (laksatif)

Sulit mengejan karena sembelit (konstipasi) bisa membuat ambeien menjadi terasa semakin menyakitkan. Sebagai solusinya, Anda bisa mengonsumsi obat pencahar untuk mengobati ambeien yang diresepkan dokter atau bisa Anda temukan di apotek guna meredakan gejalanya.Obat pencahar atau dikenal dengan laksatif bekerja dengan melancarkan gerakan usus dan mempercepat pengosongan usus. Dengan demikian, tekanan pada anus dapat berkurang dan mencegah gejala ambeien kambuh lagi.

BACA JUGA: ANJURAN MAKANAN UNTUK PENDERITA WASIR

  1. Suplemen serat

Minum suplemen serat dapat membantu melunakkan feses dan mengurangi tekanan mengejan saat buang air besar. Tak hanya itu, mengonsumsi suplemen serat juga dapat mencegah Anda dari sembelit.Beberapa jenis suplemen serat yang bisa diminum, di antaranya psyllium atau methylcellulose.

  1. Obat oles atau salep ambeien

Selain obat minum, ada berbagai produk obat oles atau salep ambeien yang dijual bebas di apotek. Pastikan Anda membaca informasi berupa komposisi obat, kemungkinan efek samping, dan cara penggunaan yang tertera pada label kemasan terlebih dahulu sebelum membelinya.

Berikut adalah beberapa jenis salep ambeien di apotek yang bisa Anda gunakan:

Krim yang mengandung steroid

Salah satu jenis obat ambeien di apotek atau yang umum diresepkan oleh dokter adalah krim yang mengandung steroid. Biasanya dokter akan memberikan krim golongan steroid yang mengandung hidrokortison.

Obat ini bekerja dengan cara mengurangi pembengkakan, kemerahan, dan rasa gatal akibat ambeien. Salep ambeien yang mengandung hidrokortison biasanya berbentuk krim oles. Salep oles hidrokortison dapat dioles pada ambeien yang terlihat pada anus atau jenis ambeien eksternal (yang terletak di luar).

Selain salep oles, krim ambeien juga tersedia dalam bentuk tabung yang dilengkapi dengan aplikator. Aplikator berfungsi untuk menghindari risiko paparan bakteri dan infeksi dari kontak kulit langsung antara jari-jari tangan dengan anus.

Sebelum menggunakannya, tanyakan pada dokter atau apoteker mengenai petunjuk penggunaannya. Atau Anda bisa pula membaca aturan pakai yang tertera pada label kemasan.Salep ambeien hidrokortison dapat digunakan beberapa kali dalam sehari. Misalnya, pada pagi dan malam hari, serta setelah Anda buang air besar.

Pada pemakaian krim hidrokortison untuk ambeien pertama kali, Anda mungkin akan merasa sensasi rasa terbakar di kulit. Namun, tak perlu khawatir karena kondisi tersebut hanya terjadi selama beberapa menit.

Jangan menggunakan krim hidrokortison lebih dari seminggu. Penggunaan krim hidrokortison yang terlalu lama dapat membuat kulit di sekitar anus menjadi sensitif dan semakin tipis.Jika sudah menggunakan salep hidrokortison ambeien tidak juga membaik dalam 7 hari, hentikan penggunaannya dan segera konsultasikan dengan dokter.

Phenylephrine rectal

Phenylephrine rectal adalah obat ambeien di apotik yang bisa Anda dapatkan melalui resep dokter. Phenylephrine rectal dalam salep ambeien dapat membantu meredakan pembengkakan pembuluh darah, sensasi rasa terbakar, nyeri, dan gatal di sekitar anus akibat wasir.

Tanyakan pada dokter atau apoteker mengenai petunjuk penggunaannya, atau Anda bisa membaca aturan pakai yang tertera pada label kemasan. Oleskan salep ambeien ini sesuai dengan dosis yang direkomendasikan dokter.

Anda bisa mengoleskannya beberapa kali dalam sehari, seperti pada pagi dan malam hari, serta tiap usai buang air besar, atau ikuti dosis yang dianjurkan oleh dokter. Namun, hindari penggunaan salep ini selama lebih dari 7 hari.Jika gejala ambeien tidak kunjung mereda dalam 7 hari, atau apabila Anda mengalami perdarahan dan rasa nyeri yang kian memburuk, segera konsultasikan dengan dokter.

Salep kombinasi lidocaine dan hidrokortison

Salep ambeien lainnya ada yang mengandung kombinasi lidocaine dan hidrokortison.Hidrokortison berfungsi untuk mengobati rasa gatal, bengkak, kemerahan, dan rasa tidak nyaman pada anus. Sementara, lidocaine adalah kandungan pada obat bius yang bertujuan mematikan rasa nyeri sementara di area tersebut.

Jenis salep ambeien ini dioles menggunakan aplikator khusus. Sebelum mengoleskannya, bersihkan area anus terlebih dahulu menggunakan sabun dan air mengalir. Lalu, bilas bersih dan keringkan secara perlahan.

Biasanya salep kombinasi lidocaine dan hidrokortison juga dilengkapi dengan tisu sekali pakai guna membersihkan area anus yang wasir.Cara penggunaannya, masukkan ujung aplikator dengan lembut, yakni hanya 1,5-2,5 cm ke dalam anus. Oleskan salep di dalam dan di sekitar lubang anus seperti yang diarahkan dalam instruksi kemasan atau petunjuk dari dokter Anda.

Jika salep ambeien yang Anda gunakan ini sekali pakai, buang semua bagian dan kemasannya segera setelah digunakan. Aplikator dan sisa obat (jika ada) jangan digunakan kembali.

Biasanya, salep kombinasi lidocaine dan hidrokortison dapat digunakan dua kali sehari, atau setelah Anda buang air besar. Anda juga bisa mengikuti dosis anjuran dari dokter. Jangan menggunakan salep ini terlalu sering atau dalam jangka waktu yang lama lebih dari yang dianjurkan dokter.

Jika Anda menggunakan salep kombinasi dalam dosis yang lebih tinggi, jangan menghentikannya tanpa mendapat persetujuan dari dokter. Pasalnya, pada beberapa kondisi, gejala ambeien dapat memburuk lantaran penggunaan obat yang dihentikan secara tiba-tiba.Konsultasikan dengan dokter apabila gejala ambeien tidak kunjung mereda atau justru semakin memburuk setelah 1-2 minggu penggunaan salep kombinasi.